Showing posts with label trik. Show all posts
Showing posts with label trik. Show all posts

Monday, April 02, 2012

Membangun Server Subversion untuk Pengembangan Perangkat Lunak dalam Tim - part 2


Setelah sebelumnya saya menulis part1, kali ini akan saya lanjutkan kembali bahasan mengenai Subversion.
Kali ini saya akan memberikan tutorial dasar mengenai penggunaan Subversion dalam kegiatan coding dengan menggunakan IDE Netbeans.
Sebenarnya untuk menggunakan Subversion tidak harus memakai Netbeans, IDE lain seperti Eclipse yang telah dipasangi plugin SVN dapat menjadi alternatif, selain itu dapat juga memanfaatkan command line interface. Saya pilih Netbeans sebagai contoh saja.

Friday, March 30, 2012

Membangun Server Subversion untuk Pengembangan Perangkat Lunak dalam Tim - part 1

Ini adalah salah satu oleh-oleh saya selama 2 bulan mengadu nasib sebagai IT propesional :D
Oke, hare gene kalau coding sendirian apalagi untuk proyek yang besar dan rumit tentu sangat berat jika dihandle sendirian, kecuali kamu adalah programmer kemaruk yang ingin keuntungan 100% untuk diri kamu sendiri :p.

Untuk itulah gunanya sebuah tim software developer yang bekerja bersama secara serasi, selaras, dan seimbang :p guna mempertahankan hidup sebuah vendor atau yang lebih dikenal sebagai sopwer hos :p.
Melalui sebuah tim, kita bisa coding bersama dengan membagi pekerjaan coding ke dalam beberapa modul-modul berbeda yang bisa dikerjakan setiap anggota tim. Untuk itu perlu adanya sharing kode sumber a.k.a source code.

Instalasi Grub2 Archlinux



Grub adalah bootloader yang umum dipakai di distro linux.
Default Grub yang terinstall di Archlinux adalah Grub Legacy, namun user dapat menginstall Grub2 yang tersedia di official repository.
Berikut adalah langkah yang saya praktekkan untuk menginstall Grub2 di Archlinux saya
(untuk panduan lengkap bisa dilihat di https://wiki.archlinux.org/index.php/GRUB2)

Friday, March 09, 2012

Menjalankan Aplikasi 32 bit di Fedora x86_64

Sebelumnya saya sudah pernah posting mengenai topik yang sama, hanya saja untuk distro Ubuntu dan turunannya di sini. Karena sesuatu hal, saya saat ini mencoba memakai Fedora 16, masih dengan arsitektur x86_64 yang merupakan OS 64 bit. Agar Fedora 16 dengan arsitektur x86_64 tersebut dapat menjalankan aplikasi linux 32 bit berikut ini adalah langkah2nya, sebagai contoh yang saya akan jalankan adalah Mozilla Firefox 10 yang 32 bit.
Paket2 yang perlu diinstall adalah
glibc.i686
libstdc++.i686
xulrunner.i686

Perintah CLInya
sudo yum install glibc.i686 libstdc++.i686 xulrunner.i686
Begitu saja, mudah bukan?
CATATAN:
Sangat mungkin diperlukan instalasi paket tambahan selain paket2 di atas jika yang akan dijalankan adalah aplikasi selain Firefox yang telah saya coba

Sampe ketemu di postingan selanjutnya :D

Wednesday, February 15, 2012

Menjalankan Aplikasi 32 Bit di Ubuntu Amd64

Orang kantor saya pada menggiatkan penggunaan OS 64 bit, katanya demi perkembangan jaman. Dengan berbekal laptop kantor yang RAMnya cuman 2GB. saya pun melu.
Pilihan saya jatuh pada Xubuntu 11.10 amd64 (Ubuntu dengan desktop XFCE) Sebenarnya sedikit rugi saya pake 64 bit dengan hardware yang RAMnya cuman 2GB karena menurut referensi yang saya baca OS 64 bit akan bekerjan maksimal dengan RAM di atas 4GB, sedangkan OS 32 bit hanya mampu mengenali RAM hingga 3GB-an.

Cinnamon Desktop, Sentuhan Klasik di Gnome 3

Baru-baru ini ardhi install OpenSUSE 12,1 dengan desktop Gnome 3. Gnome 3 sudah terkenal banyak yang ga suka karena Gnome Shell yang beda banget dari pendahulunya, fitur-fitur klasik seperti start menu tidak bisa dijumpai di Gnome Shell digantikan dengan fitur lain, tentunya bagi penggemar Gnome 2 hal ini sangat tidak nyaman.
Tibaknya pengembang Linux Mint telah membuat fork dari Gnome Shell yang dinamai Cinnamon. Desktop Cinnamon ini menghadirkan fitur-fitur yang biasa dijumpai pada Gnome 2 ke dalam Gnome Shell, di antaranya adalah start menu yang serupa dengan start menu di Linux Mint. Ini adalah penampakan desktop Cinnamon yang terpasang di OpenSUSE 12.1 saya :

Monday, January 09, 2012

Memantau Suhu Prosesor di Linux Mint 12

Terinspirasi dari tutorial wiki Archlinux https://wiki.archlinux.org/index.php/Lm_sensors, saya mencoba mempraktekkan trik yang sama di Linux Mint 12.

Menurut pengalaman saya, suhu prosesor saat menggunakan Linux bisanya agak tinggi, sehingga penting bagi kita untuk memantau suhunya. Ada beberapa trik yang dapat digunakan untuk mengatasi suhu yang tinggi tersebut, namun kali ini yang saya bahas adalah bagaimana kita mengamati suhunya.

Friday, June 24, 2011

ASP.NET _ Super Newbie Utak-Atik ASP

Kali ini Ardhi sebagai newbie dalam dunia .NET akan memulai petualangan di bidang pemrograman ASP.NET

Tool yang Ardhi pake adalah VS 2008 (.NET 3.5)
Mulanya Ardhi buat project kayak gini nih

Saturday, June 04, 2011

CLI Transparan di Archlinux dengan Tilda

Di Linux, CLI (Command Line Interface) menjadi alternatif environment selain GUI yang wajib untuk diketahui.

Di Gnome ada gnome-terminal, di KDE ada Konsole, ada pula xfce-terminal untuk environment XFCE, banyak pilihan program untuk menjalankan CLI di Linux

Buat pengguna Gnome, mungkin sudah pada bosen liat tampilan gnome-terminal yang kayak gini



Sebenarnya kalau tahu cara customizenya, gnome-terminal bisa dipercantik lho. Namun pada postingan ini saya ga mbahas tentang gnome-terminal ini
Saya mau share tentang tilda , program alternatif untuk menjalankan CLI di Archlinux


Kayak gitu deh tampilannya di desktop Archlinux saya, yang ada tulisan2nya itu :D
Dengan tilda, kita bisa membuat tampilan desktop lebih berwarna dengan adanya teks2 dari CLI :p

Install dulu tilda-nya dengan perintah

sudo pacman -S tilda

(catatan : saya sudah setting sudo di Archlinux, sehingga bisa eksekusi sudo kayak di Ubuntu :D )
Woke, setelah instalasi ntar buka deh program tildanya dengan mengklik tombol Alt+F2 lalu ketik tilda
Habis itu muncul deh programnya di desktop, pertama kali sih akan muncul jendela untuk mensetting tilda


Agar mendapat penampakan yang sesuai dengan screenshot saya seperti di atas tadi
buka tab General dan ikuti settingan saya seperti yang nampak pada gambar di atas


Buka tab Appereance dan ikuti settingan saya seperti yang nampak pada gambar di atas
Kemudian pilih wallpaper yang sesuai untuk desktop kamu
Atau kamu bisa juga coba settingan lain sesuai selera kamu :D

Wednesday, June 01, 2011

Network Manager Applet Gnome 3 Archlinux

Setelah sebelumnya mencoba menginstall newtwork manager untuk gnome 3 archlinux saya dan belum berfungsi, alhamdulillah sekarang sudah menampakkan hasil

Supaya muncul icon network manager haruslah diinstall dahulu paket networkmanager-applet


pacman -S networkmanager-applet


Setelah itu restart lepienya, dijamin berfungsi deh
ntar di panel atas muncul icon network manager dan aplikasinya bisa buat nyetting network :D

Monday, May 30, 2011

Cmus Audio Player Enteng di Archlinux

Artikel ini diupdate di link berikut https://www.ardhi.web.id/2024/10/cmus-audio-player-berbasis-cli.html

Ardhi lagi seneng2nya dolanan Archlinux :D

Siang ini nyari2 audio player buat memainkan file2 mp3 untuk mengisi siang yang panas ini :D

Default-nya emang Archlinux ini kosongan, tanpa GUI, tanpa Xorg-server, apalagi audio player jelas belum ada.
Setelah sukses menginstall Gnome3 di Archlinux, Ardhi install aplikasi2 pendukungnya.
Nah, kebetulan Ardhi nemuin link daftar aplikasi ringan untuk Archlinux di sini
Salah satu yang Ardhi coba adalah cmus untuk memainkan file mp3
Langsung saja, install dengan perintah

pacman -S cmus

ardhi.web.id. Powered by Blogger.