Showing posts with label open source. Show all posts
Showing posts with label open source. Show all posts

Saturday, May 11, 2013

Serial Linux (1) : Apa sih Linux Itu?

Postingan ini saya dedikasikan untuk IT Club HIMASTER jurusan Informatika UNS.
Kali ini saya mencoba menyajikan materi secara ringan dan sederhana mengenai Linux, saya tujukan untuk teman-teman yang belum familiar.
Diawali dengan sebuah pertanyaan "Apa sih Linux itu?"
Pastinya teman-teman sudah akrab dengan Windows XP, Windows Vista, Windows 7, ataupun Windows 8. Windows tersebut digunakan untuk mengoperasikan komputer, nah Linux atau yang juga dikenal dengan GNU/Linux adalah perangkat lunak yang memiliki fungsi seperti Windows.
Windows dan Linux termasuk sebagai aplikasi perangkat lunak sistem operasi. Sistem operasi inilah yang menjadi penghubung antara pengguna dengan perangkat keras komputer. Tanpa adanya sistem operasi, pengguna komputer tidak dapat menggunakan komputer, jadi keberadaan sistem operasi ini mutlak diperlukan.
Nah jadi Linux ini bisa dibilang sejenis lah sama Windows, eits tapi tunggu Linux sangat berbeda karakteristiknya dengan Windows mulai dari cara penggunaan, lisensi, hingga pengembangannya.
Salah satu perbedaan antara Linux dengan Windows adalah dalam hal macam distribusinya. Windows hanya ada satu distribusi/varian/jenis yaitu Windows yang dibuat oleh Microsoft.
Berbeda halnya dengan Linux yang memiliki ratusan distribusi (atau yang populer disebut distro), banyak developer dan perusahaan yang mengembangkan Linux dan menyebarkannya dalam versi mereka masing-masing. Bahkan setiap orang pribadi selama dia memahami pembangunan perangkat lunak dapat mengembangkan versi distribusi Linuxnya sendiri. Hal ini dimungkinkan karena Linux mengusung konsep kode sumber terbuka (opensource). Konsep opensource mengijinkan setiap orang mengembangkan perangkat lunak secara bebas disertai dengan "tanggung jawab moral" untuk menyertakan kode sumbernya.
Beberapa perusahaan yang membangun distribusi Linux antara lain:
1. Canonical dengan Ubuntu


2. RedHat dengan RedHat Enterprise Linux dan Fedora
3. Novel dengan distro Opensuse


Perbedaan lain yang signifikan antara Linux dan Windows adalah dalam hal lisensi. Windows merupakan aplikasi berbayar, pengguna diharuskan membayar untuk medapatkan lisensi penggunaan, jika tidak memiliki lisensi resmi maka pengguna dianggap melakukan tindakan ilegal. Berbeda halnya dengan Linux, setiap orang bebas menggunakan dan mendistribusikan Linux secara gratis (walaupun ada juga distribusi Linux yang berbayar, namun sebagian besar distribusi Linux adalah gratis).
Nah di sini kita bisa melihat kalau Linux memiliki kelebihan dalam hal kebebasan, dan tentu saja gratis.
Karakteristik Linux lainnya akan saya bahas di tulisan selanjutnya sambil kita praktekkan nanti :D.
Sampai jumpa di tulisan berikutnya

Tuesday, May 15, 2012

Uninstall Unity di Ubuntu 12.04

Saya pun akhirnya tergoda untuk merasakan Ubuntu 12.04 a.k.a. Precise Pangolin. Saya pun mengunduh iso imagenya dari repo sejuta umat kambing.ui.ac.id.
Ubuntu 12.04 is s*ck disaster!
Begitulah kesan saya setelah menginstall OS yang dulu pernah sangat saya sukai ini. RAM yang dipakai Precise Pangolin saat standby terlalu cem-macem menurut saya. Masa' sih saya ga ngapa-ngapain aja sudah kepake sekitar 400 MB. Yah ini mungkin karena efek RAM yang terinstall 3 GB, sistem akan menggunakan RAM secara optimal agar lebih cepat. Selain itu karena saya menggunakan Ubuntu 64 bit yang memang butuh memory agak gedhe.

konsumsi RAM Unity di lepi saya

Friday, March 30, 2012

Membangun Server Subversion untuk Pengembangan Perangkat Lunak dalam Tim - part 1

Ini adalah salah satu oleh-oleh saya selama 2 bulan mengadu nasib sebagai IT propesional :D
Oke, hare gene kalau coding sendirian apalagi untuk proyek yang besar dan rumit tentu sangat berat jika dihandle sendirian, kecuali kamu adalah programmer kemaruk yang ingin keuntungan 100% untuk diri kamu sendiri :p.

Untuk itulah gunanya sebuah tim software developer yang bekerja bersama secara serasi, selaras, dan seimbang :p guna mempertahankan hidup sebuah vendor atau yang lebih dikenal sebagai sopwer hos :p.
Melalui sebuah tim, kita bisa coding bersama dengan membagi pekerjaan coding ke dalam beberapa modul-modul berbeda yang bisa dikerjakan setiap anggota tim. Untuk itu perlu adanya sharing kode sumber a.k.a source code.

Sunday, July 24, 2011

Trinity Desktop Environment : Kelahiran Kembali KDE 3.5

Trinity Desktop Environment buat pengguna linux mungkin terdengar asing, namun saya yakin pengguna linux sangat mengenal KDE desktop environment terutama KDE versi 3.5 yang menjadi pilihan desktop environment favorit pada masanya.

KDE 3.5 dikenal user friendly, khususnya bagi pengguna pemula linux yang familiar dengan windows dengan adanya komponen-komponen seperti start menu dan taskbar yang mirip dari segi tata letak maupun fiturnya.
ardhi.web.id. Powered by Blogger.