Showing posts with label opensource. Show all posts
Showing posts with label opensource. Show all posts

Tuesday, September 25, 2012

Full Circle Magazine - Majalah Linux Gratis dari Komunitas Ubuntu

Kalau bicara soal linux, ga bakal terpisahkan dari yang namanya gratis. OSnya bisa kita dapatkan secara gratis, ga perlu pusing mikirin crack dan dijamin legal.
Begitu pula dengan Ubuntu linux. Terdapat berbagai macam hal yang gratis tentunya, salah satunya majalah. Ada sebuah majalah Ubuntu yang dibuat oleh komunitas dengan nama Full Circle Magazine, majalah ini terbit bulanan dan bisa diunduh di fullcirclemagazine.org.
Dalam majalah digital (berbahasa Inggris tentunya) ini, pembaca dapat memperoleh berbagai informasi dan tutorial seputar OS Ubuntu, cocok banget untuk menambah wawasan per-Linux-an. So, tunggu apalagi segera kunjungi homepagenya untuk mengunduh majalahnya yang tersedia dalam format pdf dan epub.

Friday, March 30, 2012

Membangun Server Subversion untuk Pengembangan Perangkat Lunak dalam Tim - part 1

Ini adalah salah satu oleh-oleh saya selama 2 bulan mengadu nasib sebagai IT propesional :D
Oke, hare gene kalau coding sendirian apalagi untuk proyek yang besar dan rumit tentu sangat berat jika dihandle sendirian, kecuali kamu adalah programmer kemaruk yang ingin keuntungan 100% untuk diri kamu sendiri :p.

Untuk itulah gunanya sebuah tim software developer yang bekerja bersama secara serasi, selaras, dan seimbang :p guna mempertahankan hidup sebuah vendor atau yang lebih dikenal sebagai sopwer hos :p.
Melalui sebuah tim, kita bisa coding bersama dengan membagi pekerjaan coding ke dalam beberapa modul-modul berbeda yang bisa dikerjakan setiap anggota tim. Untuk itu perlu adanya sharing kode sumber a.k.a source code.

Wednesday, February 15, 2012

Cinnamon Desktop, Sentuhan Klasik di Gnome 3

Baru-baru ini ardhi install OpenSUSE 12,1 dengan desktop Gnome 3. Gnome 3 sudah terkenal banyak yang ga suka karena Gnome Shell yang beda banget dari pendahulunya, fitur-fitur klasik seperti start menu tidak bisa dijumpai di Gnome Shell digantikan dengan fitur lain, tentunya bagi penggemar Gnome 2 hal ini sangat tidak nyaman.
Tibaknya pengembang Linux Mint telah membuat fork dari Gnome Shell yang dinamai Cinnamon. Desktop Cinnamon ini menghadirkan fitur-fitur yang biasa dijumpai pada Gnome 2 ke dalam Gnome Shell, di antaranya adalah start menu yang serupa dengan start menu di Linux Mint. Ini adalah penampakan desktop Cinnamon yang terpasang di OpenSUSE 12.1 saya :

Monday, May 30, 2011

Cmus Audio Player Enteng di Archlinux

Artikel ini diupdate di link berikut https://www.ardhi.web.id/2024/10/cmus-audio-player-berbasis-cli.html

Ardhi lagi seneng2nya dolanan Archlinux :D

Siang ini nyari2 audio player buat memainkan file2 mp3 untuk mengisi siang yang panas ini :D

Default-nya emang Archlinux ini kosongan, tanpa GUI, tanpa Xorg-server, apalagi audio player jelas belum ada.
Setelah sukses menginstall Gnome3 di Archlinux, Ardhi install aplikasi2 pendukungnya.
Nah, kebetulan Ardhi nemuin link daftar aplikasi ringan untuk Archlinux di sini
Salah satu yang Ardhi coba adalah cmus untuk memainkan file mp3
Langsung saja, install dengan perintah

pacman -S cmus

ardhi.web.id. Powered by Blogger.