Wednesday, December 04, 2013

Catatan dari Blogger Nusantara 2013 : Bertemu Gus Mul

Sedikit oleh-oleh saya dari acara Blogger Nusantara 2013 (BN 2013) yang berlangsung di Yogyakarta, saya tuangkan dalam tulisan ini.
Salah satu pengalaman yang saya dapatkan adalah bertemu dengan mas Agus Mulyadi atau yang menurut orangnya sendiri ia biasa disapa Gus Mul.
Eh, siapakah Gus Mul ini to? Masih seperguruan dengan Gus-Gus yang lain seperti Gus Dur?
Ternyata bukan, Gus Mul tidak sepopulasi dengan itu, namun masih satu spesies :p.
Dia pakai gelar "Gus Mul" karena memang itulah namanya kalau disingkat.
Mas Gus Mul ini adalah seorang warga Magelang, founder www.agusmulyadi.web.id, sebuah blog yang recommended untuk dibaca postingannya menurut saya.
Tagline blognya pun fenomenal, "Agus Mulyadi Njaluk Rabi", sangat tidak mainstream.

Saturday, May 11, 2013

Serial Linux (1) : Apa sih Linux Itu?

Postingan ini saya dedikasikan untuk IT Club HIMASTER jurusan Informatika UNS.
Kali ini saya mencoba menyajikan materi secara ringan dan sederhana mengenai Linux, saya tujukan untuk teman-teman yang belum familiar.
Diawali dengan sebuah pertanyaan "Apa sih Linux itu?"
Pastinya teman-teman sudah akrab dengan Windows XP, Windows Vista, Windows 7, ataupun Windows 8. Windows tersebut digunakan untuk mengoperasikan komputer, nah Linux atau yang juga dikenal dengan GNU/Linux adalah perangkat lunak yang memiliki fungsi seperti Windows.
Windows dan Linux termasuk sebagai aplikasi perangkat lunak sistem operasi. Sistem operasi inilah yang menjadi penghubung antara pengguna dengan perangkat keras komputer. Tanpa adanya sistem operasi, pengguna komputer tidak dapat menggunakan komputer, jadi keberadaan sistem operasi ini mutlak diperlukan.
Nah jadi Linux ini bisa dibilang sejenis lah sama Windows, eits tapi tunggu Linux sangat berbeda karakteristiknya dengan Windows mulai dari cara penggunaan, lisensi, hingga pengembangannya.
Salah satu perbedaan antara Linux dengan Windows adalah dalam hal macam distribusinya. Windows hanya ada satu distribusi/varian/jenis yaitu Windows yang dibuat oleh Microsoft.
Berbeda halnya dengan Linux yang memiliki ratusan distribusi (atau yang populer disebut distro), banyak developer dan perusahaan yang mengembangkan Linux dan menyebarkannya dalam versi mereka masing-masing. Bahkan setiap orang pribadi selama dia memahami pembangunan perangkat lunak dapat mengembangkan versi distribusi Linuxnya sendiri. Hal ini dimungkinkan karena Linux mengusung konsep kode sumber terbuka (opensource). Konsep opensource mengijinkan setiap orang mengembangkan perangkat lunak secara bebas disertai dengan "tanggung jawab moral" untuk menyertakan kode sumbernya.
Beberapa perusahaan yang membangun distribusi Linux antara lain:
1. Canonical dengan Ubuntu


2. RedHat dengan RedHat Enterprise Linux dan Fedora
3. Novel dengan distro Opensuse


Perbedaan lain yang signifikan antara Linux dan Windows adalah dalam hal lisensi. Windows merupakan aplikasi berbayar, pengguna diharuskan membayar untuk medapatkan lisensi penggunaan, jika tidak memiliki lisensi resmi maka pengguna dianggap melakukan tindakan ilegal. Berbeda halnya dengan Linux, setiap orang bebas menggunakan dan mendistribusikan Linux secara gratis (walaupun ada juga distribusi Linux yang berbayar, namun sebagian besar distribusi Linux adalah gratis).
Nah di sini kita bisa melihat kalau Linux memiliki kelebihan dalam hal kebebasan, dan tentu saja gratis.
Karakteristik Linux lainnya akan saya bahas di tulisan selanjutnya sambil kita praktekkan nanti :D.
Sampai jumpa di tulisan berikutnya

Sunday, April 28, 2013

Android Tutorial : Click Event pada ListView Item

Seorang teman bertanya kepada saya cara membuat item-item menu pada tampilan ListView Android seperti gambar di bawah ini
jika nama perusahaan yang ditampilkan pada ListView tersebut diklik akan ditampilkan Activity baru.
Saya akan membagi sedikit pengalaman saya dalam menangani kasus sejenis itu.
Saya membuat project Android sederhana yang mendekati kasus tersebut.
Saya buat MainActivity yang menampilkan nama-nama operating system, saya extends class MainActivity dari ListActivity untuk membuat tampilan ListView sederhana.
Source code class MainActivity adalah sebagai berikut
package tutorial.listview;

import android.os.Bundle;
import android.app.ListActivity;
import android.view.View;
import android.widget.ArrayAdapter;
import android.widget.ListView;

public class MainActivity extends ListActivity {
 
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  String[] values = new String[] { "Android", "iPhone", "WindowsMobile", "Blackberry", "WebOS", "Ubuntu", "Windows7", "Max OS X", "Linux", "OS/2" };
      ArrayAdapter adapter = new ArrayAdapter(MainActivity.this,
android.R.layout.simple_list_item_1, values);
      setListAdapter(adapter);
 }
}
Jika project dijalankan, kita akan mendapatkan sebuah program yang menampilkan list operating system seperti gambar di bawah ini

Kemudian, saya ingin agar jika nama operating system di list tersebut diklik akan ditampilkan Intent baru, caranya adalah dengan menambahkan method berikut di class MainActivity
public void onListItemClick(ListView l, View v, int position, long id) {
//New Intent Here
}
Di bagian //New Intent Here dari method di atas tersebut nanti kita akan mencoding Activity baru yang akan muncul.
Source code class MainActivity akan menjadi seperti berikut
package tutorial.listview;

import android.os.Bundle;
import android.app.ListActivity;
import android.view.View;
import android.widget.ArrayAdapter;
import android.widget.ListView;

public class MainActivity extends ListActivity {
 
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  String[] values = new String[] { "Android", "iPhone", "WindowsMobile",
          "Blackberry", "WebOS", "Ubuntu", "Windows7", "Max OS X",
          "Linux", "OS/2" };
      ArrayAdapter adapter = new ArrayAdapter(MainActivity.this,
android.R.layout.simple_list_item_1, values);
      setListAdapter(adapter);
 }
 
 public void onListItemClick(ListView l, View v, int position, long id) {
     //New Intent Here
 }
}
Kemudian buat sebuah Activity baru yang nantinya akan muncul setelah nama operating system di tampilan ListView diklik. Saya beri nama class NewActivity untuk Activity tersebut dengan source code berikut
package tutorial.listview;

import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;

public class NextActivity extends Activity {
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.next_activity);
 }
}
Kemudian buat layout untuk NextActivity, saya beri nama layoutnya next_menu.xml dengan isi sebagai berikut:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:orientation="vertical" >

    <TextView
        android:id="@+id/textView1"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:text="nama_OS"
        android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" />

</LinearLayout>
Terakhir, kita lengkapi method untuk menampilkan NewActivity, ganti baris //New Intent Here yang ada di class MainActivity dengan code berikut
Intent i = new Intent(MainActivity.this, NextActivity.class);
startActivity(i);
sehingga class MainActivity lengkapnya akan menjadi
package tutorial.listview;

import android.os.Bundle;
import android.app.ListActivity;
import android.content.Intent;
import android.view.View;
import android.widget.ArrayAdapter;
import android.widget.ListView;

public class MainActivity extends ListActivity {
 
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  String[] values = new String[] { "Android", "iPhone", "WindowsMobile", "Blackberry", "WebOS", "Ubuntu", "Windows7", "Max OS X", "Linux", "OS/2" };
      ArrayAdapter adapter = new ArrayAdapter(MainActivity.this,
android.R.layout.simple_list_item_1, values);
      setListAdapter(adapter);
 }
 
 public void onListItemClick(ListView l, View v, int position, long id) {
  Intent i = new Intent(MainActivity.this, NextActivity.class);
  startActivity(i);
 }
}
Pastikan NextActivity sudah ditambahkan sebagai activity di AndroidManifest.xml
<activity
   android:name="tutorial.listview.NextActivity"
   android:label="@string/app_name">
</activity>
Selanjutnya coba jalankan program.
Saat salah satu nama operating system diklik, misalnya Android

Setelah itu akan muncul Activity baru

[postingan ini masih akan diupdate lagi setelah mendapat feedback]
Kita bisa juga melempar parameter dari satu Activity ke Activity berikutnya, insya Allah akan saya bahas di kesempatan lain

sumber:
http://www.vogella.com/articles/AndroidListView/article.html


UPDATE
Karena ada yang menanyakan source code main.xml saya, ini saya tambahkan gan
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/LinearLayout1"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:orientation="vertical"
    android:paddingBottom="@dimen/activity_vertical_margin"
    android:paddingLeft="@dimen/activity_horizontal_margin"
    android:paddingRight="@dimen/activity_horizontal_margin"
    android:paddingTop="@dimen/activity_vertical_margin"
    tools:context=".MainActivity" >

    <ListView
        android:id="@+id/ls_lvMenu"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content" >
    </ListView>

</LinearLayout>


Tuesday, April 23, 2013

Asrika Films : Intip (Informasi Titipan) - Perseteruan Eyang Busur dan Arif Wagunya

Perseteruan eyang Busur dengan mantan muridnya terus menuai perhatian publik. Baru-baru ini Arif Wagunya, seorang mantan murid eyang Busur melampiaskan kemarahannya yang meledak-ledak di depan media. Bagaimanakah akhir kisah perseteruan paling heboh di tahun 2013 ini? Akankah eyang Busur berdamai dengan mantan muridnya?


Sunday, April 14, 2013

Surat dari Jakarta : Pengalaman Berobat ke RS Gigi dan Mulut Pendidikan FKG UI (1)

Kalau temen saya si Didin punya "Surat dari Majene" yang ditulis di Majalah Embun, saya nulis "Surat dari Jakarta" :D. Inilah tulisan pertama saya tentang pengalaman selama terdampar di ibu kota.
Sehat itu mahal, karena kalau sakit seringkali lebih sakit mbayarnya. Termasuk sakit gigi, apalagi di Jakarta yang semua mahal.
Singkat cerita saya mengalami sakit gigi yang cukup parah karena gaya hidup yang tidak sehat. Waktu kecil suka makan permen, sampai sekarang masih suka makan yang manis-manis walau ga sering.
Tapi nasi sudah menjadi lontong, gigi saya banyak yang sudah berlubang. Sampai saya mengalami bengkak di gusi bagian atas yang membuat saya ngeri karena pipi nampak lebih tebal.
ardhi.web.id. Powered by Blogger.